Dinas Kesehatan Kota Serang

Balita Bergizi Buruk

Beranda / Organisasi / Dinas Kesehatan Kota Serang / Balita Bergizi Buruk

Standart Data

No Indikator
206
Indikator
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (Prevalence of Undernourishment)
Konsep
Balita Bergizi Buruk
Definisi
Status gizi yang didasarkan pada indeks berat badan menurut umur (BB/U) yang merupakan padanan istilah underweight. (gizi kurang) dan severely underweight (gizi buruk). Gizi Buruk adalah keadaan gizi balita yang ditandai dengan kondisi sangat kurus, disertai atau tidak edema pada kedua punggung kaki, berat badan menurut panjang badan atau berat badan dibanding tinggi badan kurang dari -3 standar deviasi dan/atau lingkar lengan atas kurang dari 11,5 cm pada Anak usia 6-59 bulan
Satuan
Bayi
Ukuran
Jumlah
Terakhir Update
23 Februari 2026 14:31
No Kode SSD Klasifikasi Satuan Tahun
2022 2023 2024 2025 2026
Total

0

Tahun Terakhir

2025

Persentase Perubahan

▼ -100.0%

Rata-rata

55.6

📊 Grafik Batang
📈 Grafik Garis
📄 Analisis Data


Dalam beberapa tahun terakhir, data menunjukkan bahwa indikator ini relatif stabil.
Jika dibandingkan antara awal dan akhir periode, terjadi perubahan sekitar 0 persen.

Secara umum, nilainya tidak selalu bergerak secara konsisten, melainkan mengalami naik turun dari tahun ke tahun. Nilai tertinggi tercatat pada tahun 2023 dengan angka 173.00, sementara titik terendah terjadi pada tahun 2021 dengan nilai 0.00. Rata-rata selama periode ini berada di sekitar 55.6.
Ada beberapa hal yang cukup mencolok dalam pergerakan data ini, khususnya lonjakan signifikan pada 2024 sebesar -39.3%, lonjakan signifikan pada 2025 sebesar -100%. Hal ini bisa menjadi indikasi adanya faktor tertentu yang memengaruhi perubahan secara drastis pada periode tersebut.
Jika tren ini berlanjut, nilai pada tahun 2026 diperkirakan berada di kisaran 87.

Secara keseluruhan, pola yang terbentuk memberikan gambaran bahwa indikator ini perlu terus dipantau. Jika tren positif dapat dijaga, maka ke depan ada potensi peningkatan yang lebih baik. Namun demikian, fluktuasi yang terjadi juga perlu menjadi perhatian agar tidak menimbulkan penurunan yang signifikan di masa mendatang.